SPDP Kasus Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu Sudah Diterima Kejari Garut, Tinggal Tunggu Berkas Perkara

Menurut Kasi Pidum Kejaksaan Negri Garut Dapot Dariarma,SH mengatakan bahwa SPDP kasus Sutarman sudah dilimpahkan ke Kejaksaan sejak dua hari yang lalu.

“SPDP nya sudah dilimpahkan sejak dua hari yang lalu,” katanya saat ditemui di Kejaksaan Negri Garut, Jumat (18/9).

Pihaknya saat ini sedang menunggu berkas perkara lanjutan dari perkara Sutarman. 

“Iya saat ini kita menunggu berkas perkara, untuk langkah selanjutnya,” ucapnya.

Sebelumnya, Polres Garut menetapkan sebagai tersangka, pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu, Sutarman alias Cakraningrat langsung mendekam di sel Polres Garut.

Sutarman jadi tersangka dalam kasus penipuan dan pemalsuan gelar akademis. Gelar profesor, doktor, insinyur, hingga sarjana hukum diklaim Sutarman.

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, mengatakan, pihaknya baru menetapkan Sutarman sebagai tersangka dalam dua kasus yaitu penipuan dan pemalsuan gelar.

Sedangkan untuk kasus perubahan lambang negara dan pembuatan mata uang masih dalam tahap penyidikan. Perlu waktu untuk memeriksa terkait masalah tersebut.

“Sudah tersangka sejak tadi malam. Sekarang sudah kami tahan,” ucap Maradona, Kamis, (17/9).

Dirangkum dari beberapa sumber, SPDP sendiri adalah bentuk check and balances dalam menjalankan kewenangan penyidikan. 

Penuntut umum sebagai pemegang kekuasaan penuntutan mempunyai hak menentukan apakah suatu penyidikan telah lengkap atau belum. 

Dalam konteks itulah penyidik memberitahukan melalui surat kepada penuntut dimulainya penyidikan.
.
.
.
#Kejaksaan_Tinggi_Jawa_Barat
#Kejaksaan_RI
#PIDUM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *